Sahara Durian Farm : Inspirasi untuk Diterapkan di Kalimantan



Suatu pagi  yang cerah,. 

Pepih Nugraha, Dodi, dan saya, Masri Sareb, bersama-sama sebagai pekerja literasi, memutuskan untuk menjenguk Arip Senjaya yang tinggal di Serang. 

Tanpa ragu, kami memutuskan untuk mengajak keluarga kami masing-masing untuk bergabung dalam petualangan ini. Tujuan kami tidak lain adalah Sahara Durian Farm, tempat yang kami dengar memberikan pengalaman tak terlupakan dengan menikmati durian segar langsung dari pohonnya.

Perjalanan kami penuh dengan kegembiraan dan antusiasme, dengan harapan untuk merasakan sensasi unik yang hanya dapat ditemukan di kebun durian ini. Sampai di Sahara Durian Farm, kami disambut dengan panorama kebun yang memukau, dihiasi dengan deretan pohon durian yang menggoda.

Agrowisata durian

Tanpa menunggu lama, kami langsung berkeliling kebun, merasakan kehangatan sinar matahari sambil menikmati aroma khas durian yang menguar di udara. Saat buah-buah durian terlihat menggantung di pohon-pohonnya, kami merasa semakin tergoda untuk segera mencicipi kelezatannya.

Dengan penuh semangat, kami memutuskan untuk memilih durian favorit kami masing-masing, lalu duduk bersama di salah satu saung yang tersedia. Di sana, sambil menikmati suasana alam yang tenang, kami memotong durian-durian itu dan menikmati isinya dengan penuh kenikmatan.

Bersama-sama, kami menikmati setiap gigitan dari durian segar yang lezat, sambil bertukar cerita dan tawa dengan keluarga dan teman-teman kami. Pengalaman ini tidak hanya memberi kami kepuasan rasa, tetapi juga menjadi momen berharga yang akan selalu kami kenang bersama.

Dan ketika kami akhirnya meninggalkan Sahara Durian Farm, kami membawa pulang tidak hanya rasa kekenyalan dan manisnya durian, tetapi juga kenangan indah yang akan selalu terpatri dalam ingatan kami.



Sumber inspirasi

Selain menikmati pengalaman yang luar biasa di Sahara Durian Farm, kita juga mulai memikirkan bagaimana konsep yang diterapkan di sini dapat diadopsi dan diterapkan di tanah dan wilayah kami sendiri, yaitu Kalimantan Barat. Wilayah ini kaya akan tembawang dan kebun durian adat yang merupakan warisan nenek moyang kami.

Konsep seperti yang diterapkan di Sahara Durian Farm memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. 

Dengan memanfaatkan kekayaan alam durian yang melimpah, kami melihat peluang untuk menciptakan destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dengan menerapkan praktik-praktik berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan,kita dapat membangun sebuah destinasi wisata yang tidak hanya memikat dari segi kuliner, tetapi juga membeikan manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Kita dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara menerapkan konsep Sahara Durian Farm di Kalimantan Barat. 

Kita percaya bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan para pemangku kepentingan lainnya, impian kami untuk menciptakan destinasi wisata durian yang berkelanjutan dan berdaya tarik tinggi dapat terwujud. (MSP)


LihatTutupKomentar
Cancel