Kopi dan Percaya Diri

kopi, anak gembala, Afrika, Ngabang

Ini di salah satu cafe di kota Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.Gak usah nyebut merek, ya? Biar gak dikira promosi.
Baca Patih Jaga Pati Laman Sembilan Domong Sepuluh Hadiri Upacara Adat Tentobus

Ya, kata-kata pada latar dinding itu ada benarnya. Bukankah awal mula ditemukannya kopi oleh seorang anak gembala Afrika kisahnya unik? Suatu hari, ia kehilangan kambing gembalaannya. Beberapa ekor terpisah dari kawanan yang lain. Si anak gembala mencarinya ke sana ke mari. Lalu bertemu kambing yang lepas dari kawanan itu di hutan. 

Sang anak gembala heran melihat kambing-kambing itu. Lebih lincah dan gesit dibanding yang lain. Setelah ditelisik makan apa? Ternyata ketahuan bahwa kambing-kambing itu makan kopi. Sejak itulah kopi menjadi bahan minuman yang menyegarkan bagi manusia. Karena ternyata diketahui bahwa kopi mengandung kafein.

Itulah sebabnya, kopi dikait-kaitkan dengan percaya diri.

Jika Anda pengopi, niscaya berkata sama dengan judul narasi di atas. Benar apa betul demikian pengalaman Anda? Oleh sebab itu, muncul istilah ini. Yang ditulis di dinding dan menjadi hiasan di kafe kafe. 


Jika tidak percaya diri, Anda dua kali kalah dalam perlombaan kehidupan. Dengan percaya diri, Anda telah menang bahkan sebelum Anda mulai.

Jika Anda mendengar suara keragu-raguan di dalam diri Anda yang berkata "Aku tidak bisa". Maka minumlah kopi. Niscaya percaya diri akan muncul..

Cepat atau lambat, mereka yang menang adalah mereka yang berpikir bahwa mereka bisa.”

Dan selama, setelah, minum kopi kadang banyak "masalah" bisa diselesaikan. *)
Baca Alexander Wilyo | Patih Yang Ditakdirkan Sejarah


LihatTutupKomentar
Cancel