Tuak dalam Ritual dan Identitas Suku Dayak

Tuak, ritual, identitas, Dayak, Neilson Ilan Mersat,

Tuak : penting dalam perikehidupan Dayak.

Professor Dr. Neilson Ilan Mersat, seorang tokoh penting dalam Iban Summit II yang diadakan di Tapang Sambas, Sekadau, Kalimantan Barat pada tanggal 25 Maret 2023, memaparkan pandangannya mengenai peran tuak dan babi dalam budaya, adat, dan ritual masyarakat Dayak. Dalam diskursusnya, beliau menekankan pentingnya memahami dan menghormati tradisi nenek moyang yang telah berlangsung sejak zaman dahulu.

Pemahaman yang bijak mengenai peran tuak dalam budaya Dayak adalah kunci untuk menjaga dan mempertahankan warisan budaya yang berharga ini.

Sebagai seorang Dekan di Fakulti Sains Sosial, Universiti Malaysia Sarawak, Prof. Dr. Neilson Ilan Mersat juga mengingatkan bahwa seperti halnya hal lain dalam kehidupan, konsumsi tuak harus dilakukan dengan bijak. Neilson menjelaskan bahwa meskipun tuak mengandung alkohol, namun jika diminum dalam jumlah yang sesuai dan tidak berlebihan, tuak dapat memiliki nilai positif dalam konteks budaya dan tradisi Dayak.

Tuak, sebuah minuman hasil fermentasi dari air ketan yang berasal dari beras pulut yang tumbuh di ladang-ladang Dayak, memiliki posisi sentral dalam kehidupan suku Dayak. 

Menurut Prof. Dr. Neilson Ilan Mersat, tuak tidak hanya sekadar minuman, tetapi juga merupakan bagian integral dari identitas budaya dan kehidupan sehari-hari suku Dayak. Ia menyatakan bahwa tuak tidak dapat digantikan oleh air lain, dan proses fermentasinya mengandung nilai-nilai adat yang harus dijaga.

Neilson Ilan Mersat

Dalam konteks kehidupan sosial suku Dayak, tuak menjadi minuman yang wajib disajikan dalam berbagai acara penting seperti gawai, upacara adat, ritual keagamaan, pesta perkawinan, dan gawai lainnya. Prof. Dr. Neilson Ilan Mersat menekankan bahwa tuak memiliki peran vital dalam membangun suasana dan semangat dalam berbagai perayaan tersebut. Tanpa kehadiran tuak, banyak ritual dan pesta Dayak akan terasa kurang lengkap dan tidak memiliki makna yang mendalam.

Prof. Dr. Neilson Ilan Mersat menjelaskan bahwa pemahaman yang bijak mengenai peran tuak dalam budaya Dayak adalah kunci untuk menjaga dan mempertahankan warisan budaya yang berharga ini. 

Neilson berpendapat bahwa sambil menghormati tradisi nenek moyang, penting bagi masyarakat Dayak untuk tetap beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sembari tetap dalam cara yang menghormati nilai-nilai budaya dan identitas mereka. *)

LihatTutupKomentar
Cancel