Berburu Gaharu Di Hutan Kalimantan : Damai Dalam Deru dan Desiran Angin (Bagian 4 Dari 10 Tulisan)

gaharu, Kalimantan, gubal,

  • Pohon gaharu di luasan hutan milik Sareb di perbatasan dengan Sarawak,Malaysia.
Di balik rimbunan hutan Kalimantan....

Terselip sebuah keajaiban alam yang menggetarkan jiwa. Yakni pohon gaharu. Sebuah simfoni alam yang mengalun lembut. Membius setiap mata yang berani menatapnya.

Pohon gaharu menjulang tinggi. Seperti tampak pada gambar yang menjad ilustrasi narasi ini. Mencapai ketinggian 35 hingga 40 meter dengan tubuhnya yang ramping. Seakan ujung pohon paling pucuk akan menyentuh langit. 

Batang gaharu lurus. Menjulang ke atas dengan gagahnya. Bagai "pohon surga" itu hidup tak bernoda. Tanpa cela. Seperti sebatang tiang suci yang menjaga rahasia hutan Kalimantan.

Daun-daun gaharu saling gesek. Menimbulkan desir dalam embusan angin. Memperlihatkan keindahan yang tak terungkapkan dengan kata-kata. 

Gubal pohon gaharu adanya bagai tinta yang mengalir di atas kanvas. Berwarna hitam pekat dan merata pada pohon-pohon yang terpilih. Mereka adalah karya seni alam yang hanya bisa dihargai oleh mereka yang mengerti.

Gaharu meruncing di ujungnya. Seperti jarum berlian alam yang menari-nari dalam cahaya mentari pagi.

Buah oval gaharu sejajar dengan rahim alam. Menarik perhatian dengan warna merah yang menggelora. Kulitnya agak berbulu. Seperti kisah-kisah yang telah tertulis dalam beribu lembar daun.

Namun yang paling memukau adalah aroma yang menari di sekitar pohon gaharu. 

Aroma kuat, nan harum mewangi, membelai hati. Meresapi jiwa. Seolah-olah hutan ini sedang bercerita tentang kehidupan yang bersemangat.

  • Penampakan hutan buatan gaharu milik Muhammad Nuh di desa Sengoret, Kalbar.
Gubal pohon gaharu adanya bagai tinta yang mengalir di atas kanvas. Berwarna hitam pekat dan merata pada pohon-pohon yang terpilih. Mereka adalah karya seni alam yang hanya bisa dihargai oleh mereka yang mengerti.

Batangnya, keras dan lurus. Seolah-olah mencerminkan keteguhan dan kekuatan hutan yang telah bertahan ribuan tahun. Mereka adalah saksi bisu dari perjalanan waktu yang tak terhingga.

Kulit kayu gaharu, dengan warna cokelat keputihannya. Bagian ini memiliki tekstur yang halus. Seperti sentuhan lembut alam yang memanjakan. 

Dahan-dahan gaharu yang menjulang horizontal adalah jendela menuju keindahan yang tersembunyi dalam kerumunan pepohonan. Apalagi cabang-cabang dan rantingnya yang menjulurkan dedaunan, jika diembus angin; bergsekan, menimbulkan nuansa musik alami.

Demikianlah karakteristik pohon gaharu. Sebuah kisah alam yang menyentuh perasaan. Tak ubahnya seperti lirik lagu yang mengalir dalam hati para penjelajah hutan. 

Keajaiban ini memberi makna pada keberadaan kita di dunia ini. Sebuah pengingat akan keindahan yang begitu lembut dan kuat. Terpatri abadi dalam hutan Kalimantan yang merajut kisahnya sendiri. 
(Bersambung)

LihatTutupKomentar
Cancel