Berburu Gaharu Di Hutan Kalimantan : "Kayu Surgawi" Tercatat dalam Sutra Nirvana (Bagian 3 Dari 10 Tulisan)

Sutra Nirvana, gaharu kayu surgawi, Ayurveda, Sutra Nirvana

  • Agarwood heartwood. Dok. Lumbis.
Gaharu.

Bagian manakah dari tanaman dalam bahasa Latin ""Aquilaria malaccensis" ini paling bernilai komoditas? Mengapa?
Baca artikel sebelumnya Berburu Gaharu Di Hutan Kalimantan : Wilayah Adat Tempat Gaharu Melipatgandakan Cuan

Bagian batang gaharu yang kehitaman mengandung resin yang sangat dihargai dinamakan "jantung gaharu". Atau "hati gaharu" yang dalam bahasa Inggris disebut "agarwood heartwood." 

Itulah bagian pohon gaharu yang mengalami perubahan kimia dan menghasilkan resin aromatik yang sangat berharga (seperti tampak dalam gambar yang menjadi ilustrasi narasi ini). 

Resin ini terbentuk sebagai respons terhadap cedera atau stres pada pohon, seperti infeksi jamur atau serangan serangga. Resin inilah yang memberikan wewangian yang khas dan bernilai tinggi yang diketahui oleh banyak orang dan digunakan dalam industri wewangian dan pengobatan tradisional.

Gaharu berkualitas tinggi memiliki nilai yang tinggi dalam hal harga, dan alasan di balik harga yang mahal ini tidak dapat diabaikan. 

Selain kelangkaannya dan aromanya yang luar biasa. Sejarah dan makna yang melekat pada gaharu ini juga menambahkan nilai keistimewaannya. 

Namun, dari mana datangnya istilah "gaharu"? Mengapa begitu mahal harganya?
Baca juga Berburu Gaharu Di Hutan Kalimantan

Dalam salah satu teks tertua di dunia, yaitu Weda Sansekerta, gaharu digambarkan sebagai simbol kemewahan dan kekayaan karena aromanya yang luar biasa.

Dalam Sutra Nirvana, gaharu disebut sebagai "kayu surgawi". Di zaman modern, kayu gaharu digunakan untuk aromaterapi dan furnitur.

Seperti diketahui. Dalam bahasa Sanskerta, gaharu dikenal sebagai "Agaru."

Gaharu telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda (sistem pengobatan tradisional India) dan juga dalam praktik keagamaan Hindu dan Budha.Gaharu digunakan pula sebagai wewangian dalam upacara-upacara keagamaan, meditasi, dan pengobatan tradisional.
Baca juga Pengelolaan Hak Atas Tanah Di Ketapang Dan Sekitarnya 

Gaharu telah menjadi bahan penting dalam perdagangan internasional dan merupakan salah satu komoditas bernilai tinggi di Asia Tenggara. Resin gaharu dihasilkan ketika pohon-pohon ini mengalami cedera atau stres tertentu, dan prosesnya membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Pohon gaharu memiliki nilai yang sangat dihargai dan seringkali diabadikan dalam berbagai budaya dan agama. Misalnya, dalam Sutra Nirvana, gaharu disebut sebagai "kayu surgawi" karena digunakan dalam upacara kremasi Buddha. 

Di zaman modern, kayu gaharu juga digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam aromaterapi untuk keperluan yoga.

Namun, jika kayu gaharu akan digunakan dalam pembuatan furnitur, pemilihan kayu berkualitas tinggi menjadi hal yang sangat penting. Meskipun harganya mahal, banyak orang yang tetap memburu dan bersedia mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya.
Baca artikel terkait Potensi Sumber Daya Alam Sandai 

Lalu, apa saja ciri-ciri kayu gaharu yang berkualitas baik? 

Ini dia beberapa ciri-cirinya:

  • Memancarkan aroma wangi setelah dipotong. Bagian gubah kayu berwarna hitam pekat dengan distribusi yang merata.Tidak memiliki banyak tilosis (penyumbatan saluran) dan endapan.
  • Kulit kayu tersisip dan pori-porinya berbentuk lonjong, baur, dan berganda radial 2-4.
  • Pori-pori kayu memiliki panjang rata-rata 257 mikron dengan diameter rata-rata 90 mikron dan frekuensi rata-rata 14 per mm persegi.
  • Tidak memiliki saluran interseluler.
  • Panjang serat rata-rata 758 mikron, diameter rata-rata 30,8 mikron, diameter lumen rata-rata 22,8 mikron, dan tebal dinding serat rata-rata 3,98 mikron.
  • Parenkim paratrakea jarang dan terdapat parenkim fusiform.
  • Jari-jari heteroselular umumnya uniseriat dengan tinggi rata-rata 212 mikron, lebar rata-rata 32 mikron, dan frekuensi rata-rata 8,4 per mm.
  • Bidang perforasi sederhana dengan ceruk antar pembuluh yang berjajar secara selang-seling.

Inilah beberapa ciri penting. Yang bisa menjadi indinasi. Mana kayu gaharu berkualitas tinggi atau bukan.*)
(Bersambung)

LihatTutupKomentar
Cancel