Deklarasi Literasi Dayak yang Kian Menggeliat

literasi, Dayak, deklarasi, Batu Ruyud

Para pegiat dan pekerja literasi Dayak di Batu Ruyud, Krayan Tengah, Kalimantan Utara.

Adalah Dr. Yansen TP, M.Si., seorang pria Lundayeh yang berpostur tinggi besar, dan dengan semangatnya ia memimpin diskusi yang sangat menarik. Hasil dari diskusi ini kemudian melahirkan deklarasi yang mengubah sejarah, yaitu "Literasi Dayak Borneo."

Para deklarator terdiri dari: Yansen TP, Masri Sareb Putra, Gat Khaleb, Lio Bijumes, Agustina, Tirusel, Matius Mardani, dan Marli Kamis.

Momentum deklarasi ini meluas hingga ke seluruh dunia, tidak hanya di pulau Borneo yang terdiri dari 3 negara dengan masyarakat Dayak sebagai pemangku tanah-air dan buminya. Pada akhir tahun 2023, diadakanlah Kongres Internasional Literasi Dayak di Pulau Sapi, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Tahun ini merupakan momen penting bagi pergerakan literasi Dayak.

Masri Sareb Putra ditunjuk sebagai ketua pelaksana kongres, dan Gat Khaleb sebagai wakilnya. Dr. Yansen TP sendiri menjadi pengarah dan penasihat kongres ini. Kongres Literasi Dayak dihadiri oleh berbagai pegiat literasi, penulis, sastrawan, jurnalis, munsyi, serta penyair Dayak dari berbagai belahan dunia. Semua berkumpul dengan semangat yang sama, berkolaborasi untuk memajukan literasi Dayak.

Kegiatan kongres ini berjalan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malinau, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kerjasama ini menjadi tonggak penting dalam mendorong perkembangan literasi di kalangan masyarakat Dayak, dan semakin mengangkat keberadaan dan kekayaan budaya penduduk asli Borneo yang jumlahnya ditengarai tidak kurang dari 8 juta.

Dokumen asli Deklarasi: goresan tangan Rangkaya Bada.

Sejak momen bersejarah di Batu Ruyud hingga Kongres Literasi Dayak, semangat dan dedikasi untuk literasi terus berkobar. 

Peristiwa deklarasi Literasi Dayak menjadi landasan kokoh bagi perkembangan literasi Dayak Borneo. Kita percaya bahwa melalui kerjasama dan semangat bersama, literasi akan terus bersemi dan memberi cahaya bagi masyarakat Dayak dan dunia.*)

LihatTutupKomentar
Cancel